It’s the man behind the gun

Tuesday, December 30, 2014

ingat peribahasa kacang lupa kulitnya

Kacang lupa kulitnya artinya seseorang yang lupa akan siapa dirinya dan asal usulnya. dalam praktek lain cinta itu jangan hanya memandang luarnya saja tapi hatinya. akan tetapi ketika kita hanya menjadikan isi hatinya saja tanpa melihat luarnya itu mungkin bisa di persamakan dengan kacang lupa kulitnya.

jika di berikan dua pilihan. satu lelaki dengna wajah jelek dengan kelakuan baik dan wajah ganteng dengan perilaku buruk. wanita akan memberi dua jawaban. jawaban itu adalah :

  1. Aku memilih pria ganteng - sebab dia melihat pertama kali dari wajahnya.
  2. Aku memilih pria baik - setelah kedua lelaki tersebut di ketahui tabiatnya.

Setelah memberi jawaban tersebut alasan wanita selanjutnya adalah. kan kita melihat hatinya dulu. tapi kalau hanya di sodori rupa saja tentu rupa bagus yang menjadi pilihan hal ini pula yang menjadikan satu pemicu gejolak dalam jiwa. menimbulkan satu dorongan untuk bertanya. sebenarnya apa si point penting dalam menilai seseorang?

Itu dari sudut wanita memandang lelaki. mari kita coba sedikit menyelidiki apakah yang di lihat pria dari wanita.mungkin ini tidak bisa di katakan sebagai pandangan rata rata laki laki akan tetapi paling tidak mewakili beberapa lelaki yang berpikiran sama.

Lelaki akan menghormati wanita yang benar benar berhijab - dalam artian tidak hanya menggunakan jilbab akan tetapi hati dan tindakannya juga terlindungi dengan hijab itu.

Lelaki melihat dari rupa - Keterpikatan seorang lelaki pertama kali di pengaruhi faktor wajah atau penampilan. lelaki mana yang tidak akan kepincut atau tertarik dengan wanita yang berpenampilan menarik dan menawan. walau dia belum tahu seperti apa sifat dan kepribadiannya.

Lelaki akan menggap semua wanita itu sama - ini bukan satu rahasia lagi sebab dalam sebuah kisah di ceritakan bahwa abu nawas pernah menunjukkan kepada orang orang bahwa wanita itu seperti kerupuk yang rasanya sama walau dengan warna yang berbeda.

Jangan hiraukan tulisan ini. semua ini di buat hanya untuk pelampiasan sebuah unek unek yang tidak bisa tersampaikan lewat kata kata. bibir ini kelu untuk mengucap. hati ini tak punya kekuatan dan kepercayaan diri. jadi hanya catsiudin menjadi solusi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : ingat peribahasa kacang lupa kulitnya

0 komentar:

Post a Comment