It’s the man behind the gun

Tuesday, December 30, 2014

aku tak sanggup menatap wajah ayah

maaf ya saya akan sedikit mencurahkan isi hati saya tentang seorang ayah. ayah menurut pandanganku arti ayah versiku dan segala unek unek tentang ayah. kenapa harus ayah si din? ya karena hanya beliau yang tersisa kala itu ( masih SMK ).

Ayah adalah sosok yang luar biasa bagiku. dia adalah sosok yang tegar dengan segala masalah yang menjalar. dia tidak pernah mengeluh dan tak pernah berhenti berharap kepada Allah. mungkin dia memang tidak pernah marah kepada anaknya. tapi  jarang ada diantara kami anak anaknya yang berani membangkang bahkan membantah kata katanya.

Semua itu begitu terasa saat aku dan adikku berada di bangku SMK. Betapa tidak? saat mujahadah ujian sekolah hanya aku yang berdoa di temani oleh orang tuaku.  saat itu selesai sholat tahajud bersama saat ujian kemudian dipimpin pemimpin pondok pesantren Nurussalaf ayah berada di barisan makmum no 2 sedangkan aku berada di urutan 5. jelas benar mata ini menatapnya.

Kemudian dalam hati ini bersyukur sekali bisa mempunyai ayah seperti beliau. beruntung sekali saya bisa berdoa bersama dengan beliau untuk kesuksesan ujian saya dan teman teman semua. tanpa sengaja ku teteskan airmata bahagia dan haru.

Bahkan sampai sekarang jika di ingat lagi maka aku masih selalu mengucurkan air mata. bukan sekali itu dia berdoa bersamaku dan teman sebayaku satu kelas. saat berziarah ke makam wali pun dia ikut bersama kami. aku bersyukur ya Allah dimana kala itu orang tua siswa lain berada di rumah aku tetap bisa menatap wajah berseri ayah di makam para wali.

hingga sekarang ada rasa takut untuk menatap wajah kala ayah sedang berbicara. aku begitu sayang dan menghormati serta menghargai perjuangan beliau. ayah aku tidak akan berani berkata sesuatu yang membuatmu sakit hati.

Aduh kenapa jadi melo begini ya. hehe baru tahu ya kalau si udin bisa melan kolis juga. jangan salah ya saya juga manusia biasa yang bisa sedih. hanya saja kesedihan dan sakit itu kan tidak harus di ungkapkan. yang penting yang tampak adalah senyuman hehe

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : aku tak sanggup menatap wajah ayah